MENCARI pasangan hidup ialah proses yang dapat dikatakan susah-susah gampang. Ada orang yang mesti berpacaran bertahun-tahun guna meyakinkan diri bahwa kekasihnya ialah pasangan hidupnya kelak.

Tapi ada pun yang baru sejumlah bulan merajut cinta langsung merasa kekasihnya ialah pasangan yang pas. Bila sebuah pasangan telah yakin kekasihnya ketika ini ialah pasangan sejati dan hendak melanjutkan hubungan ke jenjang selanjutnya, maka sekian banyak persiapan pernikahan juga mulai dilakukan.
Hal ini turut dilaksanakan oleh Tsai dan wanita bermarga Chen yang berasal dari Taiwan yang sudah merajut kasih sekitar lima tahun. Tsai dan Chen merencanakan guna menikah sesudah Hungry Ghost Festival. Sebab, orang China memiliki keyakinan bahwa pesta rakyat tersebut ialah periode yang tidak menguntungkan guna pertunangan atau pernikahan. Tsai dan Chen pun telah mulai mempersiapkan hari bahagia mereka, mulai dari potret hingga gaun pengantin.
(Baca Juga: So Sweet! Iseng Kirim Undangan Pernikahan, Balasan Obama Bikin Terenyuh)
Namun takdir berbicara lain. Impian Tsai guna menikahi pacarnya yang sedang hamil lima bulan tersebut pupus. Suatu hari, lelaki berusia 30 tahun tersebut merasa penasaran sebab pacarnya tak kunjung kembali ke rumah sebenarnya jam kerjanya telah selesai. Tsai pun menyimpulkan untuk mencari jalan yang biasa dilalui Chen guna pulang. Betapa kagetnya dia saat menyaksikan sepeda motor kepunyaan kekasihnya kandas di pinggir jalan.

Tak lama setelah mengejar sepeda motor itu, Tsai mendapat telepon bahwa kekasihnya telah meninggal. Perempuan berusia 23 tahun tersebut mengalami luka serius di kepalanya dampak kecelakaan kemudian lintas. Kepergiannya pada akhir Agustus lalu menciptakan Tsai terpukul.
Lalu bagaimana dengan persiapan pernikahan yang sedang mereka lakukan? Rupanya Tsai tetap bersikukuh guna menjalankan urusan itu. Di hari pemakaman calon istrinya, dia mendekorasi ruangan di lokasi tinggal duka lokasi pacarnya disemayamkan. Ruangan itu berhiaskan sekian banyak macam hiasan meriah dilengkapi dengan spanduk bertuliskan "Kami Menikah".
(Baca Juga: Lady Gaga Sembuhkan Patah Hati dengan Jatuh Cinta Lagi)

Para tamu yang datang untuk mengucapkan rasa duka ikut diciptakan menangis tatkala mereka melihat sekian banyak foto yang mengindikasikan Tsai dan Chen mengenakan baju pengantin. Ruangan pun diisi dengan balon berbentuk hati dan mawar merah muda. Para tamu tambah berduka karena menyaksikan persatuan pasangan tersebut. Ada suatu prosesi di mana Tsai memasukkan cincin emas ke jari manis Chen sebagai emblem persatuan mereka. Tak tak sempat ia membubuhkan seikat bunga ke dalam peti mati.
"Pacar saya bercita-cita bisa mengawali sebuah keluarga bareng saya. Jadi saya menyimpulkan untuk mengisi janji saya guna menikahinya bahkan sesudah kematiannya. Rencana kami sebenarnya ialah menikah satu tahun setelah acara pertunangan ini, " tutur Tsai laksana yang dilansir dari Asia One, Jumat (8/9/2017).
(Baca Juga: Pernikahan Dibatalkan, Pengantin Jamu Ratusan Tunawisma, Gaun Juga Disumbangkan)
Tsai tampaknya paling kehilangan Chen. Dalam sebuah artikel Facebook, tampak dia sedang mendekap Chen dan menyebutkan caption "Istri yang terhormat, saya menunggumu hadir dalam mimpiku. "Di unggahan lain, Tsai mencerminkan bagaimana dia tidak terbiasa dengan ketidakhadirannya.
Ibu Chen paling berterima kasih untuk Tsai dan menuliskan bahwa putrinya sudah bertemu dengan seorang lelaki yang mencintainya. Bahkan empunya rumah duka merasa tersentuh dengan kesetiaan cinta Tsai pada pasangannya. Sehingga dia tidak memberikan ongkos tambahan untuk hiasan tambahan pada ketika Chen disemayamkan.
(ful)





