Dengan pertumbuhan seperti ini, busana muslim Indonesia semakin menguatkan posisinya guna menjadi tuan lokasi tinggal di negeri sendiri. Ambisi guna menjadikan Indonesia sebagai kiblat busana muslim di Asia pada 2020 dan di dunia pada 2025 juga semakin barangkali terealisasi.

Pasalnya, desainer dan pengusaha ritel tak pernah kehabisan gagasan dan selalu dapat menuangkannya menjadi busana siap gunakan dengan kreativitas tanpa batas. Selalu terdapat model terkini yang dapat diikuti pemakai busana muslim. Bahkan, desainer asing pun menyatakan sulit mengekor perkembangan busana muslim, sebab tren dan gaya biasanya berganti dengan cepatnya.
"Desainer asing menuliskan busana muslim di Indonesia sulit dibuntuti karena masing-masing enam bulan berubah," tutur Ketua Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia, Taruna K Kusmayadi, di Jakarta, sejumlah waktu lalu.

Berdasarkan keterangan dari Taruna, busana muslim Indonesia butuh lebih tidak sedikit ditampilkan di luar negeri melewati pameran atau lebih tidak sedikit tersedia di department store.
"Kami berencana melangsungkan pameran di ASEAN pada 2014," ungkapnya.

Di samping tampil di sekian banyak ajang mode di luar negeri, busana muslim dari Indonesia pun perlu merajai pasar dalam negeri dengan merangkul tidak sedikit penggemar. Agar dapat dipakai sekian banyak kalangan dan merangkul lebih tidak sedikit pemakai, Taruna menganjurkan usahakan hadirkan busana Islami.
"Busana Islami tidak mesti komplet dengan kerudung. Busana Islami dapat lintas agama, dapat dipakai siapa saja, tidak saja mereka yang berkerudung," tandasnya.

Baca juga:
Selera Berbusana Muslim di Paris
Perempuan Arab Terpana Melihat Busana Muslim Indonesia
Optimisme Itang Yunasz Akan Busana Muslim
Busana Muslim dengan Inspirasi China sampai Skotlandia