GAUN potongan panjang dan mewah yang sejumlah tahun kemudian sempat tak dilirik, sekarang mulai menjadi tren untuk para pengantin.

Tampil cantik dan mewah di hari bahagia pasti menjadi khayalan para pengantin. Salah satu simbol yang menciptakan calon mempelai berkarakter dan tampil berbeda ialah dengan pemakaian baju pengantin ketika pagelaran resepsi.
Pemilihan gaun yang tepat tidak saja memberikan keindahan untuk pemakainya tapi pun kesempurnaan hari bahagia yang digelar.
Biasanya pertengahan sampai akhir tahun menjadi momen sibuk semua pengantin melangsungkan hajatan pernikahan. Karenanya, desainer juga berlomba-lomba menyajikan gaun pengantin semenarik mungkin.

Jika pada tahun 1998-1999 kemudian dimana krisis ekonomi sedang melanda, gaun pengantin yang hadir ingin simpel dan tak tidak sedikit detail, tahun 2011 ini tren gaun pengantin yang mewah pulang diminati.
"Kita bakal kembali lagi pada model yang grand seperti canggih regalia dimana gaun yang diperlihatkan lebih semarak dengan pemakaian detail dan ornamen kristal di sekujur gaun," kata Tina yang didatangi okezone, baru-baru ini.
Peralihan krisis yang kian stabil memang menyuntikkan pulang daya beli masyarakat di Tanah Air. Kalau sebelumnya masyarakat mesti tidak banyak berhemat guna segala kepentingan ekonomi dan menyangga hasrat berbelanja, kini saat badai krisis sudah berlalu, daya beli masyarakat juga kembali stabil. Di samping mengenyangkan diri dengan hasrat belanja, daya beli tersebut dominan pada pemenuhan kualitas busana pengantin yang dikenakan.

Tak heran bila model gaun pengantin yang mewah bak putri Diana atau Jackie Onassis pulang hip di tahun kelinci ini. Diakui Tina, kliennya rata-rata memilih gaun yang lebih grande guna perayaan wedding. Model yang sarat detail, layer, kesan tumpuk-tumpuk serta taburan kristal dan renda pulang digandrungi.
"Kesan berlapis-lapis itu akan mencitrakan keanehan dan kemewahan. Karenanya, tidak sedikit pengantin yang mengharapkan ornamen tersebut. Tak jarang, saking mewahnya baju tersebut, saya dapat menghabiskan bahan sampai 50 meter," beber Tina.
Lebih lanjut, Tina mengatakan, pemakaian bahan itu tersebar di semua bagian. Sisi yang sangat memakan bahan yaitu pada penciptaan aksen tumpuk-tumpuk, ornamen bunga kecil sampai besar yang semuanya mengisi baju.

Bagian sangat boros dari gaun pengantin tipe regalia ini ialah pemakaian ekor yang panjangnya dapat mencapai 2,5-3,5 meter.
Sementara tersebut untuk soal warna, Tina masih bermain dengan warna-warna dasar laksana tahun-tahun sebelumnya yaitu off white, champagne, ivory, dan pure white.
(nsa)