PAKAIAN pengantin Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution, beserta orangtuanya diciptakan dengan proses menarik yakni teknik tradisional. Meski tampak estetis dan elegan, harga pakaian itu ditaksir sekira Rp4 juta per pasang.

Pakaian adat Mandailing dalam pernikahan putri Presiden Joko Widodo tersebut diciptakan oleh semua penenun dari suatu desa di Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Dari tangan semua pengrajin di desa setempat, pakaian pengantin diproduksi.
BACA JUGA:
Mereka masih megedepankan tradisi khas Mandailing yang dilestarikan sampai saat ini. Uniknya, satu pasang pakaian memerlukan proses dua bulan sampai tampak sempurna dan indah.

Adapun pakaian yang digunakan dalam pesta adat kali ini identik dengan warna cokelat muda, hitam dan merah. Warna-warna tersebut ditafsirkan sebagai keanekaragaman hayati di Mandailing, yakni wilayah asal Bobby. Pakaian adat yang dikenakan tercipta dari sutra Thailand yang apik.
Uniknya, di tengah pesta adat yang mereka laksanakan terkesan glamor, guna memilih pakaian tetap terdapat kesan sederhana. Tapi tak meminimalisir kualitas dan meneruskan tradisi adat setempat yang dilaksanakan.

Sementara itu, supaya keluarga inti dan mempelai terlihat gagah dan cantik, ada ekstra aksesoris kepala, yang dinamakan dengan ampu dan bulang.
BACA JUGA:
Mahkota yang mereka kenakan tidak sembarangan, tetapi filosofinya yakni mencerminkan bahtera lokasi tinggal tangga yang mereka jalani. Bahkan, istimewanya mahkota pengantin pun bertabur emas dari tanah Mandailing.

Meski kedua mempelai lain suku, pernikahan tetap sakral dengan ritual pesta yang berbeda. Acara dijamin ramai dan meriah, serta unik perhatian sekian banyak kalangan masyarakat.
(ndr)











